Selasa, 08 April 2014

Noda Pemilu

Hari jelang siang, waktu menunjukan jam 11.00. Cuaca tidak terlalu terik meskipun hawa panas terasa di badan. TPS 12 RW 07, kelurahan cibangkong, Bandung, sudah mulai lengang, warga umumnya sdh mulai mendaftar dan memilih sejak dibuka TPS jam 08.00. 

Para petugas TPS bekerja dengan serius, dari mulai petugas pendaftar hingga ke petugas dipintu keluar yang melayani pemilih yang mencelupkan jari manis nya ke tinta berwarna ungu. 

Nyaris senenjak saya daftar hingga nunggu panggilan untuk memcoblos, suasana TPS berjalan normal, suasana khidmat sangat terasa, meskipun celotehan petugas pendaftaran yg langsung berinteraksi dengan warga pemilih terdengar sedikit mengganggu.

Namun umumnya semua warga pemilih di TPS 12 tidak menghirauka termasuk saya dan istri.  Nomor 212 adalah nomor antrian saya dan 213 adalah nomor antrian istri. 

Satu persatu warga bergiliran dipanggil dan masuk bilik TPS, setelah beres mencoblos, dilanjutkan  memsukan surat suara ke kotak suara yang jumlahnya empat buah kotak sesuai dengan jumlah surat suara yang diterima warga pemilih. 

Kotak DPRRI, DPD, DPRD Jawa Barat, serta DPRD Kota Bandung, tidak ada yang terlewat, hingga akhirnya warga pemilih tiba untuk diberi tanda sebagai warga yg sudah memilih yakni dengan mencelupkan jari manis kedalam toples berisi tinta berwarna ungu.

Proses pencoblosan dari awal hingga keluar TPS kelihatannya  tidak ada yang istimewa, tapi bagi saya justru di proses pencelupan tinta di jari kita adalah proses yang terasa istimewa, karena 'noda pemilu' di jari manis kita adalah sebuah ciri bahwa warga pemilih tersebut sudah memeberikan hak suaranya dalam pemilu. 

Noda pemilu di jari kita juga diibaratkan sebuah symbol bahwa kejujuran pemilih dipertaruhkan, dan lewat noda di jari manis setidaknya sebuah upaya mengantisipasi kecurang pemilu sejak awal di TPS.



Minggu, 06 April 2014

Kritik Sebagai Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

Hujatul Islam, Al-Ghazali dalam kitab Ihja Ulumudin, bab Amar Maruf Nahi Mungkar menyatakan; “menganjurkan kebaikan dan mencegah kemungkaran adalah pola agama yang terbesar. Urusan utama inilah tugas pokoknya para Nabi yang diutus oleh Allah SWT”. Sedemikian besar pentingnya amar maruf nahi mungkar, sehingga Allah SWT mengutus orang-orang khusus  (nabi) untuk melakukan tugas tersebut.

Sabtu, 05 April 2014

Culiner Pagi



Makan dimana hari ini. Begitulah keseharian kawan yang memilki kebiasaan kulier. Bersama keluarganya dia tak segan mencari lokasi warung makan di sudut sudut Kota Bandung. Kebiasaan ini sudah berlangsung semenjak mereka berpacaran. Jika dilihat dari usia mereka yang sudah memasuki usia 40 tahunan, tentu kebiasaan kuliner mereka merupakan sebuah pengalaman yang sangat menarik.

Masa Tenang


Kampanye Pemilu Legislatif 2014  sudah memasuki masa akhir. Ada 2 hari masa tenang yang diberikan kpu  kepada rakyat untuk mempersiapkan diri memasuki masa pemilihan di TPS TPS. Dua hari masa tenang merupakan waktu yang paling berarti. Sudahkah kita menentukan pilihan, jika belum buka kembali koran-koran lama masa kampanye atau buka file berita media online di internet, mudah mudahan anda mendapatkan informasi yang cukup untuk menentukan pilihan saat memasuki TPS nanti.

Jumat, 04 April 2014

Selangkah Maju

Rupanya aku tak pernah menduga, jika hari sdh beranjak sore. Tak terasa waktu menempuh kondratnya untuk terus berputar, dan matahari tergelincir dibarat.

Kamis, 03 April 2014

Indahnya Persahabatan



Persahabatan merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia, didalamnya ada nilai-nilai luhur yang terkandung. Dalam islam, persahabatan yang berharap ridho Alloh SWT sajalah yang memliki nilai ibadah dan amal sholeh yang besar. Persahabatan yang selain berharap ridlo Alloh SWT, berarti pertemanan biasa, hanya formalitas, contohnya :  berteman karena satu korp, satu partai, atau satu kepentingan dalam sebuah perusahaan. Sepanjang kepentingan/ tujuan formal diantara mereka tercapai maka itulah puncak dari persahabatannya.

Rabu, 02 April 2014

Pemilihan Umum

Politik, Parpol, Demokrasi, Caleg, Capres, KPU dll

Tak terasa sudah satu dasawarsa lebih sejak era reformasi digulirka. Saat ini kita telah disibukan dengan penomena politik yang nyaris berbeda. Entah disengaja atau tidak rakyat dicekoki nilai-nilai demokrasi dalam sudut pandang yang nyaris berbeda dengan politik pada sepuluh tahun kebelakang.

Aku Memulai Maka Aku Ada

Akhirnya sampai juga aku tiba disisi sebelah barat Kota Bandung, kota kelahiran dan tempat aku dibesarkan.Tepat tengah malam. Mobil travel sengaja kuberhentikan di tapal batas kota. Aku pun segera bergegas, menghirup udara malam, keremangan kota, dan suara-suara musik melayu mengiringi aku berjalan.