Rabu, 04 Oktober 2023

Antisipasi El Nino, Dinas TPH Jabar Sediakan Bantuan Benih Padi Varietas Tahan Kering

Kantor Dinas TPH Provinsi Jawa Barat

Oleh : Elyas  Alamsyah (*)(**)

Kemarau panjang pertengahan tahun 2023 akan terjadi di Jawa Barat, ada beberapa kecamatan di empat kabupaten yang terdampak kekeringan meteorologis yaitu Bandung Barat, Cirebon, Majalengka, dan Kuningan berstatus siaga.

Kamis, 20 Februari 2020

JAWA BARAT SEBAGAI PROVINSI TERKORUP DI INDONESIA, ADALAH FRAMING

Taman Gedung Sate di Bandung. (ANTARA/HO Humas Pemprov Jabar)
Oleh : Elyas Alamsyah
Publik Jawa Barat baru-baru ini di kagetkan dengan hasil rilis Indonesia Corruption Watch (ICW) Selasa, (18/2), bahwasannya di tingkat wilayah provinsi, Jawa Barat (Jabar) menjadi penyumbang paling tinggi korupsi dengan total 21 kasus dengan nilai korupsi Rp. 1,1 triliun.

Senin, 30 Desember 2019

PSSI Resmi Pilih Shin Tae-yong


Sumber Foto : PSSI

BANDUNG, (FORMAS-JBR) – Setelah sekian waktu kosong tanpa pelatih, akhirnya PSSI resmi mengumumkan Shin Tae-yong sebagai pelatih timnas Indonesia untuk 4 tahun depan. Seperti dikutif dalam laman (PR FM), Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan memastikan bahwa pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae Yong akan fokus melatih Timnas Indonesia senior dan U-20.

Minggu, 03 Juli 2016

MENGOKOHKAN PERSATUAN DALAM BINGKAI JABAR KONDUSIF, DEMI NKRI JAYA



(Kegiatan Rakor Dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim)
29 Juli 2016
Sebesar apapun perbendaan, sekuat apapun kepentingan kelompok atau organisasi, Forum Ormas Jabar tetap pada khitah awal yakni ingin meramu semua kekuatan elemen Ormas, LSM dan Komunitas di Jawa Barat, selalu berkiblat pada kepentingan satu,  yakni “Jabar Kondusif” demi visi besar untuk NKRI jaya.

Itulah semangat yang terus melatarbelakangi kenapa Forum Ormas Jabar terus berdiri hingga tak terasa akan menginjak usia  ke 5 tahun. Forum Ormas Jabar yang digagas para pendirinya telah melahirkan karya yang luar biasa, meskipun secara fenomenal tidak dalam bentuk materi, tapi ide dasar komitmen menyatukan pandangan dalam bingkai Jabar Kondusif adalah suatu hadiah terbesar bagi Jawa Barat.

MENGOKOHKAN PERSATUAN DALAM BINGKAI JABAR KONDUSIF, DEMI NKRI JAYA

(Kegiatan Rakor Dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim)
29 Juli 2016

Sebesar apapun perbendaan, sekuat apapun kepentingan kelompok atau organisasi, Forum Ormas Jabar tetap pada khitah awal yakni ingin meramu semua kekuatan elemen Ormas, LSM dan Komunitas di Jawa Barat, selalu berkiblat pada kepentingan satu,  yakni “Jabar Kondusif” demi visi besar untuk NKRI jaya.

Itulah semangat yang terus melatarbelakangi kenapa Forum Ormas Jabar terus berdiri hingga tak terasa akan menginjak usia  ke 5 tahun. Forum Ormas Jabar yang digagas para pendirinya telah melahirkan karya yang luar biasa, meskipun secara fenomenal tidak dalam bentuk materi, tapi ide dasar komitmen menyatukan pandangan dalam bingkai Jabar Kondusif adalah suatu hadiah terbesar bagi Jawa Barat.

Selasa, 20 Oktober 2015

Nasib Pasar Tradisionil di Kota Bandung



Gempuran perritel modern yang bermodal besar di Kota Bandung kian hari kian tak bisa dibendung, menjamur diberbagai sudut kota, ekspansi usaha mereka sudah ada  di hampir tiap  kelurahan di Kota Bandung.

Ketiadaan payung hukum yang membatasi kehadiran ritel modern ini disinyalir penyebab begitu leluasanya mereka masuk kedaerah-daerah bahkan berdekatan dengan pasar-pasar tradisionil.

Pemanasan Global



Beberapa tahun kebelakang kita sering mendengar istilah Global Warming atau Pemanasan Global, bahkan istilah tersebut begitu populer dan banyak dikutif oleh para pejabat baik lokal maupun nasional.         
Bukan sekedar istilah, Global Warming merupakan kondisi fakta yang terjadi di dunia sekarang tak terkecuali di Indonesia. Dampak yang bisa kita rasakan, adalah mencairnya es di benua Antartika secara dramatis 

Bahkan Perdana Menteri Norwegia Jens Stoltenberg sempat mengeluarkan pernyataan berbunyi peringatan setelah melihat laporan neraca pencarian es Antartika di bulan Januari 2008, “Lonceng tanda bahaya berbunyi. Sangat tidak bertanggung jawab jika para pembuat keputusan tidak mengindahkan tanda bahaya ini.”

Laporan tersebut diperkuat dari hasil penemuan riset oleh Hans von Storch, dari Institut Riset Pantai di Jerman GKSS memberikan indikasi pemanasan di Laut Baltik yang sangat tinggi dan tidak seperti biasanya.
Itu semua diakibatkan oleh tidak terserapnya emisi oleh hutan dan laut karena telah melebihi kapasitas, ini berarti peningkatan suhu akan semakin cepat.

Dengan suhu global meningkat 1,4 derajat dan terus meningkat, John Holdren, seorang ilmuwan kebijaksanan pemerintah dari Universitas Harvard berkata, peningkatan 3,6-4,5 derajat akan menjadikan Bumi menerima “dampak perubahan iklim yang tidak dapat ditolerir dan tidak dapat dikelola.”
 
Untuk membantu mengurangi dampak pemanasan global akibat tidak terserapnya emisi carbon, salah satunya adalah dengan menanam pohon sebanyak mungkin,  salah satu penelitian membuktikan, dua tahun setelah menanam anak pohon besar di daerah-daerah ujung barat Catahula Parish, para ilmuwan Universitas Teknologi Louisiana menemukan bahwa setiap akar dari hutan yang telah ditanami kembali menyerap karbon yang setara untuk mengimbangi mobil yang dikendarai selama setahun. 

Sebuah Layanan Penelitian Hutan Amerika menunjukkan bahwa dengan menanam 95.000 pohon, Chicago dapat menyediakan udara yang lebih bersih dan akan menghemat sebesar 38 juta dolar lebih dari 30 tahun sehubungan dengan pengurangan panas dan biaya pendinginan.  
Ayo tanam pohon sekarang juga